Tangerang Dilanda Banjir Parah, Perumahan Periuk Damai Tenggelam, Bantuan Polisi Segera Disalurkan!
Hujan deras menyebabkan banjir parah di Tangerang, merendam Perumahan Periuk Damai dan mendorong polisi menyalurkan bantuan darurat.
Banjir telah melanda sejumlah perumahan di Kota Tangerang, menyebabkan kerusakan dan mengganggu kehidupan warga. Insiden ini menyoroti pentingnya kesiapsiagaan dan respons cepat dari pihak berwenang. Polres Metro Tangerang Kota segera bertindak, menurunkan personel untuk mengevakuasi korban dan menyalurkan bantuan esensial.
Temukan informasi menarik dan terpercaya lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Hak Jelata.
Dampak Banjir di Periuk Damai
Banjir melanda Perumahan Periuk Damai RW 08 Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, pada Jumat, 23 Januari 2026, sejak sore hari. Ketinggian air mencapai sekitar dua meter di beberapa titik, menyebabkan puluhan rumah warga terendam. Situasi ini memaksa banyak warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Warga terdampak banjir mencari perlindungan di beberapa lokasi, salah satunya adalah Masjid Al-Jihat di Perumahan Periuk Damai. Kondisi ini menunjukkan betapa cepatnya air naik dan dampaknya yang signifikan terhadap permukiman penduduk, yang memerlukan tindakan segera dari tim penyelamat.
Kerugian yang ditimbulkan oleh banjir ini tidak hanya materiil, tetapi juga mengancam kesehatan dan kenyamanan warga. Keberadaan posko pengungsian menjadi sangat krusial untuk menampung para korban dan memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi selama masa darurat ini.
Kunjungan Dan Bantuan Langsung Dari Kapolres
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari, bersama Ketua Bhayangkari Cabang Polres Metro Bekasi Kota, Ny Kamala Jauhari, langsung meninjau lokasi pengungsian. Mereka didampingi oleh Wakapolres AKBP Eko Bagus Riyadi dan Pejabat Utama Polres Metro Tangerang Kota. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi warga dan memastikan bantuan tersalurkan secara efektif.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak banjir. Bantuan tersebut berupa paket sembako, susu dan popok bayi, serta selimut, yang sangat dibutuhkan oleh para pengungsi, terutama anak-anak dan bayi.
Kegiatan penyaluran bantuan juga dilaksanakan di Musala Al-Amin, Kampung Candulan RT 03/07, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, serta di Perumahan Pinang Griya Permai RW 06, Kelurahan Pinang, Kecamatan Pinang. Ini menunjukkan jangkauan bantuan yang luas untuk memastikan semua area terdampak mendapatkan perhatian.
Baca Juga: Mendagri Dialog dan Santap Siang Bersama Pengungsi Seulemak
Peran Polri Dalam Penanganan Bencana
Kapolres Kombes M Jauhari menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat yang tertimpa musibah adalah bentuk tanggung jawab dan kepedulian institusi. Beliau memastikan bahwa seluruh warga terdampak banjir mendapatkan perhatian dan bantuan yang diperlukan, serta merasa aman dan nyaman.
Jauhari juga menyatakan komitmen Polri untuk terus bersinergi dengan seluruh pihak terkait dalam penanganan bencana banjir. Koordinasi ini penting untuk memastikan penanganan berjalan baik, efektif, dan mencakup semua aspek yang dibutuhkan oleh para korban.
Pemantauan dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait akan terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pengungsi dan menjaga situasi tetap aman serta kondusif. Ini mencerminkan upaya berkelanjutan Polri dalam memberikan perlindungan dan dukungan kepada masyarakat.
Dukungan Moril Dan Trauma Healing
Selain bantuan materiil, Kapolres juga memberikan dukungan moril, motivasi, serta trauma healing kepada anak-anak korban banjir. Aspek psikologis ini sangat penting untuk membantu anak-anak menghadapi dampak bencana dan kembali pulih dari pengalaman traumatis.
Inisiatif ini menyoroti pendekatan holistik Polri dalam penanganan bencana, yang tidak hanya berfokus pada kebutuhan fisik tetapi juga kesejahteraan mental para korban. Dukungan semacam ini krusial untuk membangun kembali semangat dan harapan di tengah kesulitan.
Dengan adanya dukungan moril dan trauma healing, diharapkan anak-anak dapat melewati masa sulit ini dengan lebih baik. Ini menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pendukung masyarakat dalam setiap situasi.
Jangan lewatkan update berita seputaran Hak Jelata serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.
- Gambar Utama dari news.detik.com
- Gambar Kedua dari camerabanten.co.id