Jalan Swadaya II Rusak Parah, Warga Cilincing Bertanya!! Kapan Perbaikan?

Bagikan

Jalan Swadaya II Cilincing rusak parah, penuh lubang dan gelombang, warga marah dan bertanya: kapan perbaikan dilakukan?

Jalan Swadaya II Rusak Parah, Warga Cilincing Bertanya!! Kapan Perbaikan?

Warga Cilincing dibuat geram oleh kondisi Jalan Swadaya II yang rusak parah, bergelombang, dan dipenuhi lubang. Setiap hari, pengendara harus ekstra hati-hati agar terhindar dari kecelakaan. Masyarakat bertanya-tanya kapan pemerintah akan turun tangan untuk memperbaiki jalan vital ini.

Kondisi ini tak hanya mengganggu mobilitas, tetapi juga mengancam keselamatan warga dan aktivitas ekonomi sekitar. Simak kronologi kerusakan hanya ada di Hak Jelata, dampak bagi warga, dan respons pemerintah setempat terhadap protes yang makin memanas.

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE
LIVE STREAMING WORLD CUP 2026

Jalan Swadaya II Rusak Parah, Warga Cilincing Bertanya! Dampak Dan Tanggapan

Berdasarkan pengamatan Kompas.com di lokasi pada Selasa (7/4/2026), Jalan Swadaya II di wilayah RW 11 Kelurahan Semper Timur, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara mengalami kerusakan parah yang mengganggu aktivitas warga. Permukaan jalan dipenuhi lubang, bergelombang, dan tidak rata, sehingga pengguna kendaraan harus ekstra hati‑hati saat melintas untuk menghindari kecelakaan. Kondisi ini sudah berlangsung lama dan sering dikeluhkan masyarakat setempat.

Kerusakan yang terjadi di ruas jalan ini membuat mobilitas harian warga menjadi tersendat, terutama bagi mereka yang bekerja di luar wilayah atau membawa anak ke sekolah setiap hari. Jalan ini merupakan salah satu akses utama bagi warga di kampung sekitar, sehingga kondisi buruknya berdampak luas.

Banyak lubang cukup dalam dan gelombang besar di beberapa titik membuat kendaraan kecil sulit melintas, sehingga sering terjadi perlambatan arus lalu lintas bahkan kemacetan ringan pada jam-jam sibuk. Kondisi ini menjadi sumber frustasi bagi warga yang merasa kebutuhan dasar infrastruktur diabaikan.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

šŸ”„ Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
šŸ“² DOWNLOAD SEKARANG

Dampak Kerusakan Terhadap Warga

Kerusakan Jalan Swadaya II tidak hanya menyebabkan ketidaknyamanan, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan. Pengendara sepeda motor dan mobil harus bergerak hati‑hati agar tidak terjatuh atau mengalami kerusakan kendaraan mereka. Banyak warga yang melaporkan seringnya ban motor terjebak di lubang, apalagi saat musim hujan tiba.

Selain risiko kecelakaan, jalan rusak ini juga mempengaruhi aktivitas ekonomi. Pedagang kecil sering mengeluhkan turunnya pembeli karena orang enggan melintasi jalan buruk tersebut, sementara angkutan barang dan logistik harus mencari rute alternatif yang lebih jauh untuk menghindari kerusakan kendaraan. Kondisi ini makin memperburuk perekonomian warga kecil.

Anak-anak dan pelajar juga terdampak karena harus melewati ruas jalan yang tidak aman ketika berangkat ataupun pulang sekolah. Orang tua menjadi lebih khawatir saat mereka harus mengantar anak dalam kondisi jalan yang bergelombang dan berlubang di banyak titik.

Baca Juga:Ā Bansos Kini Bisa Ubah Hidup! Ini Skema Pemberdayaan Dari Kemensos & PT Pos

Permintaan Warga Dan Kritik Publik

Permintaan Warga Dan Kritik Publik700

Warga setempat telah beberapa kali mengajukan pengaduan kepada pihak terkait mengenai kondisi jalan ini, namun perbaikan masih terlihat lambat dan belum menyentuh inti kerusakan. Banyak warga yang merasa aspirasi mereka kurang diperhatikan meskipun mereka sudah menyampaikan keluhan secara langsung maupun melalui kanal aduan resmi pemerintah Jakarta Utara.

Kritik terhadap lambatnya perbaikan jalan juga muncul di media sosial, di mana netizen menyoroti kurangnya perhatian pemerintah terhadap infrastruktur dasar di kawasan permukiman padat penduduk. Mereka mempertanyakan prioritas anggaran dan efektivitas perbaikan yang sebelumnya sempat dilakukan namun tidak bertahan lama.

Beberapa warga bahkan menyebut kondisi ini sebagai bentuk ketidakadilan pelayanan publik karena jalan utama warga tetap rusak parah meskipun berbagai permintaan perbaikan sudah disampaikan sejak lama. Tekanan ini juga memunculkan desakan agar pihak legislatif setempat lebih aktif mengawal anggaran perbaikan jalan.

Upaya Perbaikan Yang Pernah Dilakukan

Sebelumnya, ada upaya perbaikan yang dilakukan oleh Satpel Bina Marga Kecamatan Cilincing bersama Pasukan Kuning untuk menanggapi aduan warga. Perbaikan dilakukan dengan pengaspalan ulang di ruas sepanjang sekitar 650 meter untuk memperbaiki lubang dan gelombang. Namun karena kondisi drainase dan curah hujan tinggi, jalan tersebut kembali rusak beberapa bulan setelah perbaikan.

Proses perbaikan ini melibatkan peralatan berat dan upaya teknis dari pemerintah kota Jakarta Utara, namun masyarakat menilai hasilnya belum optimal karena tidak menyelesaikan akar masalah, seperti drainase yang buruk dan kualitas perbaikan yang kurang kuat.

Pemerintah setempat sempat menargetkan perbaikan selesai dalam beberapa hari saat itu, namun hasilnya kurang bertahan lama di tengah kondisi jalan yang memang sudah rontok dan struktur tanah yang kurang mendukung. Warga berharap perbaikan permanen bisa segera dilakukan.

Solusi Dan Harapan Warga

Warga berharap agar pemerintah tidak hanya melakukan perbaikan sementara, tetapi juga penyelesaian menyeluruh atas permasalahan infrastruktur ini. Penataan drainase, penguatan material jalan, hingga perbaikan desain konstruksi jalan menjadi beberapa usulan yang diajukan warga dan pemerhati perkotaan.

Masyarakat berpendapat bahwa dengan perbaikan yang tepat dan berkualitas, jalan Swadaya II bisa kembali menjadi akses yang aman dan nyaman. Mendukung mobilitas sehari‑hari tanpa kekhawatiran kecelakaan atau kerusakan kendaraan lagi.

Selain itu, warga juga berharap keterlibatan legislatif dan pengawasan publik lebih intensif terhadap alokasi anggaran perbaikan jalan di wilayah permukiman seperti Cilincing. Supaya aspirasi masyarakat benar‑benar direspons secara serius.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari megapolitan.kompas.com
  • Gambar Kedua dari jakarta.tribunnews.com

Similar Posts