Jaksa Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Proyek Irigasi Sori Paranggi Dompu

Bagikan

Kejaksaan resmi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek irigasi Sori Paranggi yang berlokasi di Kabupaten Dompu.

Jaksa Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Proyek Irigasi Sori Paranggi Dompu

Penetapan ini dilakukan setelah penyidik menemukan alat bukti yang dinilai cukup terkait adanya penyimpangan dalam pelaksanaan proyek tersebut.

Proyek irigasi yang sejatinya bertujuan mendukung sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani itu justru diduga menjadi ajang penyalahgunaan anggaran negara.

Penetapan tersangka diumumkan secara resmi oleh pihak kejaksaan setelah melalui rangkaian proses penyelidikan dan penyidikan yang cukup panjang.

Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di .

Latar Belakang Proyek Irigasi Sori Paranggi

Proyek irigasi Sori Paranggi dirancang sebagai upaya pemerintah untuk memperbaiki sistem pengairan pertanian di wilayah Dompu.

Dengan anggaran yang bersumber dari keuangan negara, proyek ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lahan pertanian dan menjamin ketersediaan air bagi para petani. Namun, dalam pelaksanaannya, proyek tersebut diduga tidak berjalan sesuai dengan perencanaan awal.

Sejumlah laporan dari masyarakat dan hasil pemeriksaan awal menemukan adanya indikasi pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi teknis. Kualitas bangunan irigasi dipertanyakan, sementara manfaat yang dirasakan petani dinilai tidak maksimal.

Kondisi inilah yang kemudian mendorong aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan apakah terdapat unsur pidana dalam pelaksanaan proyek tersebut.

Modus Penyimpangan Dalam Proyek Irigasi

Penyidik menemukan sejumlah modus yang diduga digunakan dalam praktik korupsi proyek irigasi tersebut. Di antaranya adalah penggelembungan nilai pekerjaan, pengurangan volume bangunan, serta penggunaan material yang tidak sesuai standar.

Modus ini menyebabkan kualitas irigasi jauh dari perencanaan awal. Selain itu, terdapat dugaan adanya pencairan anggaran yang tidak sebanding dengan progres pekerjaan di lapangan.

Jaksa menyebut praktik semacam ini kerap terjadi pada proyek infrastruktur daerah jika pengawasan tidak berjalan maksimal dan integritas pelaksana proyek diabaikan.

Baca Juga: 

Dugaan Keterlibatan Para Tersangka

Dugaan Keterlibatan Para Tersangka

Dalam perkara ini, jaksa mengungkap bahwa ketiga tersangka diduga memiliki peran berbeda namun saling berkaitan. Mereka disebut terlibat sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan proyek irigasi Sori Paranggi.

Dugaan kuat mengarah pada adanya pengaturan proyek, manipulasi administrasi, serta pelaksanaan pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi teknis.

Akibat perbuatan tersebut, proyek irigasi yang dibangun tidak berfungsi optimal dan menimbulkan kerugian negara dalam jumlah signifikan.

Jaksa menegaskan bahwa penetapan tersangka dilakukan berdasarkan alat bukti yang cukup, termasuk keterangan saksi, dokumen proyek, dan hasil audit.

Komitmen Penegakan Hukum

Kejaksaan menegaskan komitmennya untuk menuntaskan perkara ini secara profesional dan transparan. Setelah penetapan tersangka, penyidik akan melanjutkan proses hukum dengan melengkapi berkas perkara dan mempersiapkan pelimpahan ke tahap penuntutan.

Jaksa juga membuka peluang pengembangan kasus apabila ditemukan pihak lain yang turut bertanggung jawab. Penanganan kasus ini diharapkan menjadi peringatan keras bahwa praktik korupsi dalam proyek publik tidak akan ditoleransi.

Pemerintah daerah pun diimbau memperkuat pengawasan agar proyek infrastruktur benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan tidak lagi disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Terus update dirimu dengan informasi menarik setiap hari, eksklusif dan terpercaya di NASIB RAKYAT.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari detik.com
  • Gambar Kedua dari antaranews.com

Similar Posts