Terungkap di Sidang! Noel Diduga Terima Rp 3,3 M dan Ducati dari Korupsi K3

Bagikan

Kasus korupsi sertifikat K3 mengungkap dugaan aliran Rp 3,3 miliar dan motor Ducati ke Noel, fakta ini terungkap dalam persidangan.

Noel Diduga Terima Rp 3,3 M dan Ducati dari Korupsi K3

Kasus dugaan korupsi penerbitan sertifikat K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) kembali menjadi sorotan publik setelah muncul fakta persidangan yang menyebut nama Noel sebagai pihak yang diduga menerima aliran dana dan barang mewah. Dalam perkara ini, Noel disebut menerima uang hingga Rp 3,3 miliar serta sebuah motor Ducati yang diduga berasal dari praktik korupsi.

Informasi tersebut terungkap dalam proses hukum yang sedang berjalan, berdasarkan keterangan jaksa penuntut umum dan sejumlah dokumen perkara. Kasus ini menyoroti dugaan praktik penyimpangan dalam proses sertifikasi K3 yang seharusnya menjamin keselamatan pekerja di berbagai sektor industri.

Temukan informasi menarik dan terpercaya lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di .

Dugaan Korupsi Sertifikat K3

Kasus ini bermula dari dugaan praktik korupsi dalam penerbitan sertifikat K3 yang dilakukan secara tidak sah. Sertifikat tersebut seharusnya diberikan melalui proses verifikasi ketat demi menjamin standar keselamatan kerja.

Namun, penyidik menduga terdapat praktik manipulasi administrasi dan penyalahgunaan kewenangan dalam proses penerbitannya. Sertifikat K3 diduga diterbitkan tanpa prosedur yang benar dengan imbalan sejumlah uang.

Praktik ini dinilai sangat berbahaya karena berpotensi mengancam keselamatan tenaga kerja serta merusak integritas sistem pengawasan keselamatan nasional.

Aliran Dana Rp 3,3 M ke Noel

Dalam dakwaan yang dibacakan jaksa, Noel disebut menerima aliran dana dengan total mencapai Rp 3,3 miliar. Dana tersebut diduga berasal dari sejumlah pihak yang berkepentingan dalam pengurusan sertifikat K3.

Uang tersebut disebut diterima secara bertahap melalui berbagai mekanisme, termasuk transfer dan pemberian tunai. Jaksa menyebut aliran dana itu berkaitan langsung dengan kemudahan penerbitan sertifikat.

Pihak penuntut umum menilai aliran dana tersebut merupakan bagian dari keuntungan yang diperoleh dari praktik korupsi. Namun, kebenaran dakwaan ini masih menunggu pembuktian di persidangan.

Baca Juga: Akses Dasar Terhambat, KPAI Soroti Minusnya Hak Sipil Anak di Daerah Tertinggal!

Motor Ducati Sebagai Gratifikasi

Motor Ducati Sebagai Gratifikasi

Selain uang tunai, Noel juga disebut menerima sebuah motor Ducati yang nilainya cukup fantastis. Motor tersebut diduga diberikan sebagai bentuk gratifikasi dalam rangka memperlancar proses penerbitan sertifikat K3.

Motor mewah itu disebut tercatat atas nama pihak tertentu, namun digunakan oleh Noel. Jaksa menilai pemberian tersebut patut diduga sebagai bagian dari tindak pidana korupsi.

Pemberian barang bernilai tinggi seperti kendaraan mewah dinilai memperkuat dugaan adanya praktik suap atau gratifikasi dalam kasus ini.

Proses Hukum Yang Sedang Berjalan

Saat ini, kasus dugaan korupsi sertifikat K3 tersebut masih dalam tahap persidangan. Jaksa telah menghadirkan sejumlah saksi dan barang bukti untuk menguatkan dakwaan terhadap para terdakwa.

Pihak Noel melalui kuasa hukumnya membantah dakwaan tersebut dan menyatakan akan membuktikan bahwa kliennya tidak bersalah. Pembelaan akan disampaikan melalui pemeriksaan saksi dan bukti di persidangan.

Majelis hakim akan menilai seluruh fakta hukum yang terungkap sebelum menjatuhkan putusan. Proses ini diharapkan berjalan transparan dan adil.

Dampak Dan Sorotan Publik

Kasus ini mendapat perhatian luas karena menyangkut sistem keselamatan kerja yang seharusnya menjadi prioritas negara. Dugaan korupsi dalam penerbitan sertifikat K3 dinilai dapat membahayakan banyak pihak.

Pengamat hukum menilai kasus ini harus menjadi momentum pembenahan sistem pengawasan dan sertifikasi K3 agar lebih transparan dan akuntabel.

Masyarakat berharap penegakan hukum dilakukan secara tegas tanpa pandang bulu, sehingga dapat memberikan efek jera dan memulihkan kepercayaan publik.

Jangan lewatkan update berita seputaran Hak Jelata serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari KOMPAS.com
  2. Gambar Kedua dari KOMPAS.com

Similar Posts