Skip to content

Hak Jelata

    Hak Jelata
    • Waspada! Pembangunan Tanpa Peduli Lingkungan Ancam Krisis Sosial Ekonomi di Depan Mata!
      Hak Ekonomi & Sosial | Krisis Sosial & Kemanusiaan

      Waspada! Pembangunan Tanpa Peduli Lingkungan Ancam Krisis Sosial Ekonomi di Depan Mata!

      ByLucas 12/19/2025
      Bagikan

      Peringatan serius datang terkait pembangunan yang mengabaikan lingkungan karena berisiko memicu krisis sosial dan ekonomi nyata. Gubernur Lemhannas, Ace Hasan Syadzily, memperingatkan bahaya pembangunan yang mengabaikan keseimbangan lingkungan. Pendekatan ini bisa memicu krisis sosial dan ekonomi. Oleh karena itu, semua program pembangunan, terutama sektor ekonomi, harus mengutamakan keberlanjutan lingkungan. Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya…

      Read More Waspada! Pembangunan Tanpa Peduli Lingkungan Ancam Krisis Sosial Ekonomi di Depan Mata!Continue

    • Pramuka Jatim Kirim Rp605,2 Juta Untuk Korban Banjir Sumatera–Aceh
      Krisis Sosial & Kemanusiaan

      Pramuka Jatim Kirim Rp605,2 Juta Untuk Korban Banjir Sumatera–Aceh

      ByOscar 12/18/2025
      Bagikan

      Gerakan Pramuka Jawa Timur menunjukkan kepedulian nyata terhadap korban banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera dan Aceh. Melalui aksi kemanusiaan yang terorganisasi, Pramuka Jatim menyalurkan bantuan senilai Rp 605,2 juta untuk membantu masyarakat terdampak. Bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana yang melibatkan anggota Pramuka dari berbagai tingkatan, mulai dari kwartir daerah hingga gugus depan….

      Read More Pramuka Jatim Kirim Rp605,2 Juta Untuk Korban Banjir Sumatera–AcehContinue

    • 11.000 H Sawah Bakal Dicetak Ulang Usai Banjir Sumatera, Januari Dimulai
      Hak Ekonomi & Sosial

      11.000 H Sawah Bakal Dicetak Ulang Usai Banjir Sumatera, Januari Dimulai

      ByOscar 12/16/202512/18/2025
      Bagikan

      Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada akhir tahun lalu hingga awal Januari menyebabkan dampak serius terhadap sektor pertanian, khususnya persawahan. Ribuan hektare sawah terendam air dalam waktu cukup lama sehingga tanaman padi gagal panen. Kondisi ini memukul petani yang sebelumnya berharap hasil panen akhir tahun dapat menopang kebutuhan ekonomi keluarga. Data pemerintah menunjukkan…

      Read More 11.000 H Sawah Bakal Dicetak Ulang Usai Banjir Sumatera, Januari DimulaiContinue

    • Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Kembali Dipanggil KPK Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji!
      Korupsi & Penyelewengan Kekuasaan

      Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Kembali Dipanggil KPK Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji!

      ByLucas 12/16/2025
      Bagikan

      KPK kembali memanggil mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas untuk kasus dugaan korupsi kuota haji yang merugikan negara. KPK kembali memanggil mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas terkait dugaan korupsi kuota haji 2024 yang merugikan negara triliunan rupiah. Publik menanti kejelasan pengelolaan ibadah haji yang menjadi layanan vital bagi jutaan umat Muslim. Kasus ini semakin memanas dan…

      Read More Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Kembali Dipanggil KPK Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji!Continue

    • Bantuan Datang! MNC Peduli Ringankan Beban Warga Kuala Simpang
      Krisis Sosial & Kemanusiaan

      Bantuan Datang! MNC Peduli Ringankan Beban Warga Kuala Simpang

      ByOscar 12/15/2025
      Bagikan

      MNC Peduli kembali menunjukkan komitmen sosialnya melalui aksi nyata membantu warga yang terdampak bencana alam di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Badan kemanusiaan yang merupakan bagian dari MNC Group ini menyalurkan paket bantuan langsung kepada masyarakat di Kota Kuala Simpang, salah satu wilayah yang paling parah dirasakan dampaknya akibat banjir bandang baru-baru ini. Bantuan tersebut…

      Read More Bantuan Datang! MNC Peduli Ringankan Beban Warga Kuala SimpangContinue

    • Korupsi Rp 50 Miliar Eks Dirut Bank NTT Modus Surat Utang Fiktif Terkuak
      Korupsi & Penyelewengan Kekuasaan

      Korupsi Rp 50 Miliar Eks Dirut Bank NTT Modus Surat Utang Fiktif Terkuak

      ByLucas 12/15/2025
      Bagikan

      Eks Dirut Bank NTT tersandung korupsi Rp 50 miliar dengan modus surat utang fiktif, menghebohkan publik NTT. Dunia perbankan NTT diguncang skandal besar. Mantan Dirut Bank NTT, HARK, ditetapkan tersangka korupsi Rp 50 miliar terkait pembelian MTN PT SNP 2018. Empat tersangka lain juga ikut terjerat dalam kasus ini. Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya…

      Read More Korupsi Rp 50 Miliar Eks Dirut Bank NTT Modus Surat Utang Fiktif TerkuakContinue

    Page navigation

    Previous PagePrevious 1 … 10 11 12

    © 2026 Hak Jelata