Prabowo Tegaskan, Pembangunan Nasional Utamakan Kualitas Hidup Rakyat

Bagikan

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan nasional tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup rakyat.

Pembangunan Nasional Utamakan Kualitas Hidup Rakyat

Dalam Rakornas 2026, ia menekankan pentingnya pendidikan berkualitas melalui Sekolah Rakyat, jaminan pangan bergizi, kesehatan, dan penghasilan layak. Program prioritas ini bertujuan memutus rantai kemiskinan dan memberdayakan masyarakat secara inklusif.

Simak informasi terbaru yang sedang viral dan terbaik lainnya hanya ada di Hak Jelata.

Pembangunan Nasional Fokus pada Kualitas Hidup

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa pembangunan nasional tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. Pernyataan ini disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul International Convention Centre (SICC).

“Kriteria kita adalah maju dan modern, di mana seluruh rakyat mengalami kualitas hidup yang baik. Kita tidak bermimpi hidup seperti negara lain, tapi kita ingin seluruh rakyat hidup layak dan berkualitas,” ujar Presiden Prabowo dalam keterangan tertulis, Senin (2/2/2026).

Presiden menekankan, kualitas hidup mencakup kecukupan pangan bergizi, jaminan kesehatan, pendidikan layak, dan penghasilan memadai. Strategi ini dijalankan melalui delapan misi Asta Cita, 17 program prioritas, serta program hasil terbaik cepat, yang bertujuan mewujudkan kesejahteraan rakyat secara merata.

Sekolah Rakyat Pendidikan Berkualitas Untuk Semua

Dalam konteks pembangunan sumber daya manusia, Presiden memaparkan program Sekolah Rakyat sebagai inovasi yang jarang diterapkan di banyak negara. Program ini menargetkan anak-anak dari kelompok paling tidak mampu, disekolahkan di sekolah berasrama untuk memutus rantai kemiskinan.

“Anak-anak dari keluarga paling tidak mampu kita sekolahkan dalam sekolah berasrama. Kita beri pendidikan terbaik. Tidak boleh ada anak di jalanan yang tidak sekolah,” tegas Presiden. Orang tua siswa juga diberdayakan melalui program prioritas nasional agar ekosistem sosial mendukung pendidikan anak.

Hingga saat ini, rintisan Sekolah Rakyat telah berjalan di 166 lokasi, tersebar di 131 kabupaten/kota dan 34 provinsi, dari Sumatra. Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali-Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua. Pemerintah menargetkan hingga 2029, 500 Sekolah Rakyat akan beroperasi, menampung hingga 500.000 anak dari keluarga rentan.

Baca Juga: Kasus Pemerasan! Sudewo Kembalikan Duit Ke Calon Perangkat Desa

Rakornas 2026 Kolaborasi Pusat dan Daerah

Rakornas 2026 Kolaborasi Pusat dan Daerah

Rakornas yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dibuka oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Tito menekankan bahwa Rakornas merupakan forum strategis untuk mempercepat implementasi program prioritas Presiden, sekaligus menyelaraskan langkah pemerintah pusat dan daerah agar kebijakan nasional diterjemahkan secara konkret hingga ke tingkat daerah.

“Tahun 2026 adalah tahun kedua pelaksanaan RPJMN 2025-2029 sebagai penjabaran visi Asta Cita Presiden. Banyak capaian telah dirasakan publik pada tahun pertama, dan kini perlu dioptimalkan melalui kesamaan gerak antara pusat dan daerah,” kata Tito.

Rakornas bertema Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, menjadi momen penting untuk membahas strategi percepatan pembangunan, dari layanan dasar hingga penguatan ekosistem sosial, khususnya dalam mendukung keberhasilan program-program prioritas nasional.

Program Strategis 2026 Ekonomi, Pangan, Hukum

Setelah sesi taklimat Presiden, Rakornas dilanjutkan dengan tiga sesi program strategis. Kebijakan ekonomi, investasi, dan energi, sebagai pendorong pertumbuhan nasional yang inklusif.

Sesi kedua menyoroti agenda pangan dan kesejahteraan rakyat. Termasuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, swasembada pangan, Kampung Nelayan Merah Putih, serta Program Makan Bergizi Gratis untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Sesi ketiga membahas peran penegakan hukum dalam mengawal implementasi program strategis Presiden. Dengan pendekatan terintegrasi ini, pemerintah pusat dan daerah diharapkan bekerja sama mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat, kualitas hidup, dan pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh.

Jangan lewatkan update berita seputaran Hak Jelata serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari news.detik.com
  • Gambar Kedua dari nasional.kompas.com

Similar Posts